Kata pembuka

Kamis, 20 Februari 2014

Produk dan Pengemasan Karya Kerajinan Tekstil


Pengelolaan Bahan Dasar Tekstil




1.    Serat
Industri tekstil menggunakan berbagai macam serat , Baik serat-serat yan langsung diperoleh dari alam maupun serat-serat buatan untuk bahan bakunya. Pembuatan serat menjadi benang harus melalui serangkaian proses, diantaranya Carding (Penyikatan), Combing (Penyisiran), Spining (Pemintalan), dan sizing (Penganjian)
2.    Benang
Benang merupakan hasil akhir dari proses pemintalan baik berupa benang alam seperti benang kapas / katun , ataupun benang buatan seperti banang nilon , dan polyester  sesuai dengan asal seratnya. Benang dapat digolongkan ke dalam empat katagori yaitu, benang dasar (simple yarns), benang hias (novelty yarns), Benang spiral dan benang bertekstur.
3.    Pencelupan Benang
Pencelupan benang , adalah proses mewarnai benang secara merata. Untuk prose ini tidak harus dilakukan, hanya pada benang-benang yang diperlukan berwarna, sedangkan untuk benang yang putihatau natural tidak perlu dicelup. Pewarna benang yang digunakan harus sesuai dengan jenis benang yang digunakan.
4.     Tekstil Struktur
 
Tekstil Struktur adalah tekstil yang terbentuk dari jenis benang atau serat yang melalui proses tertentu sehingga membentuk struktur.
5.    Penenunan
Penenunan adalah persilangan antara dua benang yang saling tegak lurus satu sama lainnya, yang disebut benang lusi dan benang pakan, yang akhirnya menghasilkan lembaran kain.
6.    Perajutan
Perajutan adalah salah satu proses untuk mendapatkan lembaran kain yang dihasilkan dari jeratan-jeratan benang yang bersambung satu sama lainya.
7.    Renda
Untuk proses ini hamper sama dengan proses perajutan secara tradisional, hanya alat yang digunakan bukan jarum rajut melainkan menggunakan alat yang disebut hakpen, guna membuat sengkelit dari benang yang saling berkaitan.
8.    Makrame
Makrame yaitu teknik jalinan benang atau tali dengan menggunakan bermacam-macam simpul.
9.    Kain
Kain adalah lembaran-lembaran hasil dari proses penenunan , perajutan, yang masih dapat dilanjutkan dengan proses lanjutan sesuai dengan yang diinginkan , antara lain proses batik, sablon dan jahit.
10.Tekstil hias permukaan
Tekstil hias permukaan pada prinsipnya memberikan atau membuat unsure hias pada suatu permukaan , dalam hal ini permukaan kain tekstil.
11. Batik
Batik adalah suatu cara penerapan corak di atas permukaan kain dengan canting/ cap melalui tutup celup dan atau dengan lilin baik sebagai perintang pewarnaan.
12. Pencelupan kain
Proses ini sama dengan pencelupan benang hanya saja yang diwarnai lembaran kain bukan benang.
13. Sablon / Cetak Saring
Pada umumnya proses sablon atau pencapan adalah sebagai berikut :
a)    Pembuatab screen
b)    Persiapan pasta cap
c)     Pencapan kain
d)    Pengeringan
e)    Fiksasi zat warna
f)      Pencucian
14. Jahit
Ada dua proses jahit :
a)    Jahit tangan
b)    Jahit Mesin
15. Sulam
Sulam adalah teknik yang digunakan untuk membuat hiasan-hiasan ada permukaan kain denagn mempergunakan benang hias sulam, proses pengerjaannya menggunakan tangan atau mesin.
16. Barang Jadi
Hasil akhir dari proses pengolahan bahan tekstil yang sudah siap dipergunakan sesuai fungsinya atau siap jual.

Klasifikasi Tekstil

Pengelompokan tekstil adalah sebagai berikut:
1.    Kain yang dibuat dari benang
\ Metode anyaman
\ Metode jaratan
\ Metode jalinan
\ Metode kepangan
2.    Kain yang dibuat tidak menggunakan benang
\ Metode pengempalan
\ Metode pengepresan
\ Teknik penyemprotan
\ Hasil laminating
3.    Kain yang dibuat tanpa menggunakan serat, benang maupun filament
\ Kain tapa
\ Kertas
\ Lembaran plastic dan film

Klasifikasi Desain Tekstil

\ Desain Struktur
Desai dari konstruksi itu sendiri, baik yang berwujud tekstl polos maupun dalam bentuk tekstil bercorak.
\ Desai permukaan
Desain yang ditunjukkan untuk memperkaya corak permukaan kain.

 Bahan Dasar Tekstil

Untuk membuat karya kriya tekstil dibutuhkan bahan dasar serat. Adapun serat yang sering digunakan adalah sebagi berikut:
1.    Serat Alam
2.    Serat Sintetis

Membuat produk tekstil



Proses Produksi
Teknologi
Hasil
Mekanik
Kimia
Serat alam
Pertanian , (kapas)Perternakan (wool)
Pupuk Organik
Nonorganik
Sutera, kapas, wool , yute , linen , sisal dan lain-lain
Serat sintetis
Pemintalan leleh, kering, basah
polimerisasi
Benang nylon, rayon
Benang
Pemintalan mesin blowing, carding drawing
Tdk membutuhkan zat kimia secara signifikan
Benang kapas, sutera, wool
Pakaian
Pembuatan disain, pola, mesin jahit, pasang kancing, mesin potong dan mesin pres
Tdk ada proses kimia secara signifikan
Pakaian ,Kemeja, dan celana

Desain Kerajian Tekstil

Desain adalah rancangan yang akan mempermudah dalam pencapaian tujuan atau penciptaan karya seni.
Dalam hal ini terdapat dua macam desain yaitu :
1.    Stuctural Design (Disain Structural)
2.    Decorativ Design (Garnitur)

Bahan Dan alat Pembuatan Produk Kerajinan Tekstil

Secara umum bahan utama yang dapat digunakan dalam pembuatan produk kerajinan tekstil adala bahan tekstil yang terbuat dari serat alam atau serat polyester.
Alat yang digunakan :
1.    Alat utama
\ Mesin jahit
\ Alat-alat menjahit
\ Gunting
\ Pita ukur
\ Papan landasan

2.    Alat penunjang
\ Mata ikan
\ Lem
\ Lilin bakar
\ Pemidangan
\ Jarum T

Jumat, 17 Januari 2014

Komunikasi Bisnis

l   PENERAPAN KOMUNIKASI DALAM DUNIA BISNIS
Sutu perusahaan hanya akan merealisasikan tujuan jika setiap petugas bekerja secara efisisen dan ada kerjasama antar petugas yang satu dengan yang lain. Salah satu factor yang memungkinkan terjadinya disebutkan terakhir ini adanya hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan . Bermacam cara untuk mengadakan hubungan antara seseorang dengan lainnya. Demikian pula badan usaha utuk mengadakan hubungan antara seseorang dengan orang lain. Cara itu dalam badan usaha adalah dengan pertemuan-pertemuan,berbicara melalui telephone,mengirim surat berbicara langsung pemberian laporan,pemberian petunjuk,dan pemberian perintah. Kedua cara terakhir adalah cara pimpinan untuk mengadakan hubungan dengan bawahan dalam rangka melaksanakan tugas-tugasnya( komunikasi ke bawah ). Masing – masing kebawah bertujuan untuk :1. Untuk menjamin hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan2.Untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan bawahan itu agar tertuju kepada realiasasi tujuan perusahaan.l   KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI
Tiga arah umum komunikasi dalam organisasi yaitu : 1.Komunikasi vertical dari atas ke bawah 2.komunikasi vertical dari bawah ke atas 3.Komunikasi horizontalAdapun fungsi komunikasi dalm organisasi adalah : •Funsi integrative : yaitu bertujuan untuk menjaga kesatuan individu serta bagian-bagian dalam organisasi •Fungsi interaktif : yaitu menjaga pertukaran informasi pendapat dan sikap agar individu atau bagian organisasi dapat mengadakan penyesuaian baik antar sub sisitem dalam organisasi ataupun dengan dunia lingkungannya.l   KOMUNIKASI DALAM BISNIS
1.      Komunikasi dengan pelanggan
Dengan langganan atau konsumen perlu dibina komunikasi terus menerus agar konsumen tidak lupa dengan produk perusahaan. Bila konsumen sudah berhasil tertarik satu kali membeli produk tertentu satu kali membeli produk tertentu ini belum dikatan sukses. Dikatakan suskses apabila konsumen tersebut tetap menjadi langaanan dan terbentuk pada dirinya suatu sikap yang disebut “ PATRONAGE BUYING MOTIVE” artinya suatu sikap diman seseorang selau ingin berbelanja ke took tertentu saja atau dia hanya ingin memakai barang X saja,tidak mau diganti dengan barang lain.
Dengan langganan atau konsumen perlu dibina komunikasi terus menerus agar konsumen tidak lupa dengan produk perusahaan. Bila konsumen sudah berhasil tertarik satu kali membeli produk tertentu satu kali membeli produk tertentu ini belum dikatan sukses. Dikatakan suskses apabila konsumen tersebut tetap menjadi langaanan dan terbentuk pada dirinya suatu sikap yang disebut “ PATRONAGE BUYING MOTIVE” artinya suatu sikap diman seseorang selau ingin berbelanja ke took tertentu saja atau dia hanya ingin memakai barang X saja,tidak mau diganti dengan barang lain. Dengan langganan atau konsumen perlu dibina komunikasi terus menerus agar konsumen tidak lupa dengan produk perusahaan. Bila konsumen sudah berhasil tertarik satu kali membeli produk tertentu satu kali membeli produk tertentu ini belum dikatan sukses. Dikatakan suskses apabila konsumen tersebut tetap menjadi langaanan dan terbentuk pada dirinya suatu sikap yang disebut “ PATRONAGE BUYING MOTIVE” artinya suatu sikap diman seseorang selau ingin berbelanja ke took tertentu saja atau dia hanya ingin memakai barang X saja,tidak mau diganti dengan barang lain. Dengan langganan atau konsumen perlu dibina komunikasi terus menerus agar konsumen tidak lupa dengan produk perusahaan. Bila konsumen sudah berhasil tertarik satu kali membeli produk tertentu satu kali membeli produk tertentu ini belum dikatan sukses. Dikatakan suskses apabila konsumen tersebut tetap menjadi langaanan dan terbentuk pada dirinya suatu sikap yang disebut “ PATRONAGE BUYING MOTIVE” artinya suatu sikap diman seseorang selau ingin berbelanja ke took tertentu saja atau dia hanya ingin memakai barang X saja,tidak mau diganti dengan barang lain.2.       Komunikasi dengan lembaga pemerintah
Disini orang yang bergerak dibidang bisnis harus memahami peraturan-peraturan yang dikeluarkan pemerintah,baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.. Kemudian perusahaan selalu berkomunikasi dengan cara mengisi formulir-formulir yang diisi, memahami segala kewajiban, memperpanjang surat-surat izinjika sudah habis mas berlaku SIUP
Disini orang yang bergerak dibidang bisnis harus memahami peraturan-peraturan yang dikeluarkan pemerintah,baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.. Kemudian perusahaan selalu berkomunikasi dengan cara mengisi formulir-formulir yang diisi, memahami segala kewajiban, memperpanjang surat-surat izinjika sudah habis mas berlaku SIUP Disini orang yang bergerak dibidang bisnis harus memahami peraturan-peraturan yang dikeluarkan pemerintah,baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.. Kemudian perusahaan selalu berkomunikasi dengan cara mengisi formulir-formulir yang diisi, memahami segala kewajiban, memperpanjang surat-surat izinjika sudah habis mas berlaku SIUP Disini orang yang bergerak dibidang bisnis harus memahami peraturan-peraturan yang dikeluarkan pemerintah,baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.. Kemudian perusahaan selalu berkomunikasi dengan cara mengisi formulir-formulir yang diisi, memahami segala kewajiban, memperpanjang surat-surat izinjika sudah habis mas berlaku SIUP3.      Komunikasi dengan masyarakat
Perusahaan hidup ditengah-tengah masyarakat perusahaan tidak berdiri sendiri antara keduanya terjalin suatu kerjasama dan slaing berkomunikasi.
Misalya dalam merayakan hari-hari tertentu perusahaan harus mengikuti apa yang berkembang di masyrakat.
Perusahaan hidup ditengah-tengah masyarakat perusahaan tidak berdiri sendiri antara keduanya terjalin suatu kerjasama dan slaing berkomunikasi. Misalya dalam merayakan hari-hari tertentu perusahaan harus mengikuti apa yang berkembang di masyrakat. Perusahaan hidup ditengah-tengah masyarakat perusahaan tidak berdiri sendiri antara keduanya terjalin suatu kerjasama dan slaing berkomunikasi. Misalya dalam merayakan hari-hari tertentu perusahaan harus mengikuti apa yang berkembang di masyrakat. Perusahaan hidup ditengah-tengah masyarakat perusahaan tidak berdiri sendiri antara keduanya terjalin suatu kerjasama dan slaing berkomunikasi. Misalya dalam merayakan hari-hari tertentu perusahaan harus mengikuti apa yang berkembang di masyrakat.l   KOMUNIKASI DALAM ADMINISTRASI
Komunikasi administrasi adalh bentuk komunikasi yang disampaikan dengan mempergunakan bahasa administrasi. Agar supaya proses komunikasi ini berjalan atau terlaksana secara efisien maka harus diperhatikan bahwa materi kokmunikasi tersebut hendaknya memenuhi 4 macam persyratan yaitu: a.singkat b.jelas c.lengkap d.tepatKomunikasi administrasi pada dasarnya adalah kimunikasi tertulis dan banyak dilaksanakan dalam organisasi mengingat bahwa waktu besar artinya baginya tercapai tujuan dan produktifitas usaha. Disamping itu juga adanya pertimbangan-pertimbangan a.Dengan komunikasi administrasi maka terdapat bukti hitam diatas putih yang bermanfaat   sebagai bahan dokumentasi baik bagi yang memberi ataupun yang memerima pesan b.Merupakan pegangan yang pasti bagi mereka yang menerima pesan c.Bilaperlu dengan komunikasi administrasi materinya dapat digandakan dalam waktu yang singkatNamun demikaian komunikasi administrasi terkandung pula berbagai keburukan antar lain : a.Mudah menimbulkan berbagai interpretasi manakala materi komunikasi tidak jelas. b.Kenyataan menunjukan bahwa tidak selamanya komuniksi administrasi efektif dan tidak semua hal dapat dilaksanakan bentuk administrasi komunikasi c.Dengan komunikasi administrasi maka dapat menimbulkan hambatan bagi penerima pesan jika timbul keragua- raguan. l   TEKNIK KOMUNIKASI BISNIS
Banyak cara dapat dilakuakan dalam komunikasi bisnis antara lain : 1.Mencetak bulletin 2.Membuat film documenter 3.Publicity 4.PromosiKomunikasi persuasive menimbulkan dampak yang lebih tinggi kadarnya dibandingkan dengan komunikasi informative,yaitu dampakkognitif,dampak afektif dan dampak behavioral. Agar komunikasi persuasive itu mencapai tujuan dan sasarannya maka perlu dilakukan perencanaan yang matang. Perencanaan direncanakan dilakukan berdasarkan komponen-komponen proses komunikasi. Komponen komunikasi adalah komunikator,pesan,media,dan komunikan Bagi seorang komunikator suatu pesan yang akn dikomunikasikan sudah jelas isinya,tetapi yang perlu dijadikan pemikiran ialah pengelolaan pesan. Pesan harus ditata sesuai dengan diri komunikan yang akan dijadikan sasaran. Dalam hubungan ini komunikator harus trlebih dahulu melakukan komunikasi personal.Sehubungan dengan proses komunikasi persuatif itu berikut ini adalah teknik-teknik yang dapat dipilih antara lain:1)      Teknik asosiasi
Penyajian pesan komunikan dengan cara menumpangkannya pada suatu objek atau peristiwa yang menarik perhatian khalayak ramai.2)      Teknik integrasi
Yang dimaksud dengan integrasi disini adalah kemampuan komunikator untuk menyatukan diri secara komunikatif dengan komunikan.3)      Teknik ganjaran
Teknik ganjaran adalah kegiatan uantuk mempengaruhi orang lain dengan cara mengimi-ngimingi.4)      Teknik tataan
Adalah upaya menyusun pesan komunikasi sedemikian rupa sehingga didengar atau dibaca serta termotivasi untuk melakukan sebagai mana disarankan oleh pesan tersebut.5)      Teknik red – hering Adalah seni seorang komunikator untuk meraih kemenangan dalam perdebatan dengan menggalakan argumrntasi yang lemah untuk kemudian mengalihkannya sedikit demi sedikit ke aspek yang dikuasainya guna dijadikan senjata ampuh dalam menyerang lawan.CONTOH KOMUNIKASI BISNIS:Sebagai manusia tentu kita berkomunikasi terhadap orang lain setiap hari, mulai dari mengungkapkan isi hati hingga sekedar gossip. Begitu pentingnya komunikasi dalam dunia bisnis hingga ada mata kuliah komunikasi bisnis bagi yang kuliah di manajemen, dan ada jurusan ilmu komunikasi di (biasanya) fakultas ilmu sosial dan politik.Menurut saya dasar berkomunikasi tentunya adalah kata hati kita, bila kita sopan biasanya orang lain juga akan sopan Kita harus men-komunikasi-kan produk kita agar menarik perhatian calon pelanggan, tapi dengan baik dan sopan. Bila kita menghina/mengejek produk lain / merk lain dalam kita men-komunikasi-kan produk kita pada calon pelanggan, maka produk lain/merk lain tidak segan-segan menyerang balik.

Pada saat kita mencari dana kepada investor ataupun kredit baik kepada pemasok maupun bank kita juga harus meng-komunikasi-kan, prospek usaha kita, agar mereka yakin uang mereka akan kembali (beserta keuntungan bagi mereka tentunya).Dan di saat-saat sulit, kita juga harus meng-komunikasi-kan, kesulitan kita, kepada pihak yang berkepentingan, sehingga solusi  dapat ditemukan dan mendapat kesepakatan.1)      Pelanggan kita : contoh ketika “krisis” listrik beberapa waktu lalu, sehingga tidak semua mesin produksi kita berjalan dengan maksimal. Bila kita melakukan komunikasi yang baik dengan pelanggan, pelanggan yang mengalami hal yang sama (krisis listrik) biasanya akan memahami meski mungkin ada pengurangan order. Bila krisis telah lewat tentunya kita harus memenuhi pesanan sesuai kesepakatan.2)      Kreditor : Sepinya order atau peristiwa krisis listrik mungkin mengganggu aliran uang yang masuk/ cash flow kita. Sehingga mempengaruhi  pembayaran kita kepada kreditor / pemberi pinjaman. Bila kita komunikasikan dengan baik kreditor biasanya akan memaklumi, sehingga memberikan kelonggaran, meski mungkin bunga bertambah atau rating kita di mata mereka akan menurun. Bila krisis telah lewat tentunya kita harus memenuhi segala kewajiban kita, sehingg hubungan tetap terjalin baik.3)      Pemasok : Sepinya order atau peristiwa krisis listrik mungkin mengganggu aliran uang yang masuk/ cash flow kita, sehingga mempengaruhi  pembayaran kita kepada pemasok.Bila kita komunikasikan dengan baik  pemasok biasanya akan memaklumi, sehingga memberikan kelonggaran, meski mungkin kita akan di omeli habis-habisan. Bila krisis telah lewat tentunya kita harus memenuhi segala kewajiban kita, sehingg hubungan tetap terjalin baik.4)      Karyawan : Sepinya order atau peristiwa krisis listrik mungkin mengganggu jam kerja dan aliran uang yang masuk/ cash flow kita, sehingga kita harus mengubah jam kerja menjadi malam hari atau mengurangi jam kerja dan mengurangi upah bulanan mereka karena berkurangnya jam kerja. Bila kita komunkiasikan dengan baik mereka akan memaklumi dan menyadari bahwa ketika krisis lewat segala sesuatu akan kembali seperti semula. 

Jumat, 18 Oktober 2013

Paradigma & Karakteristik AP

Paradigma dan Karakteristik Administrasi Perkantoran
*  Paradigma administrasi perkantoran adalah suatu asumsi-asumsi dasar dan asumsi-asumsi teoritis yang umum yang merupakan suatu sumber nilai. Kosekuensinya, hal itu adalah suatu sumber hokum-hukum, metode, serta  penerapan dalam ilmu pengetahuan sehingga sangat menentukan sifat, cirri serta karakter ilmu pengetahuan itu sendiri.
*  Karakteristik administrasi perkantoran :
1.          Administrasi merupakan proses atau rangkaian kegiatan yang sambung menyambung dalam melaksanakan pengendalian
2.          Kegiatan yang dikendalikan adalah kerjasama dalam bidang tertentu
3.          Kerjasama yang dilakukan antara 2orang atau lebih

4.          Adanya tujuan tertentu yang akan dicapai

Penggunaan sistem informasi di perusahaan

PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI DI SUATU PERUSAHAAN UNTUK MENUNJANG STRATEGISNYA
Peranan Sistem Informasi
Sampai pada tahun 1960-an, peran sistem informasi masih sederhana yakni, memproses transaksi, menyimpan data, accounting dan aplikasi proses data elektronik (electronic data processing) lainnya. Kemudian pada tahun 1970-an, informasi spesifikasi awal produk yang dibuat oleh information reporting systems tidak dapat memenuhi kebutuhan pengambilan keputusan manajemen. Oleh karena itu dibuatlah konsep decision support systems (DSS). Peranan baru ini adalah menyediakan dukungan interaktif kepada manajemen untuk proses pengambilan keputusan mereka.
Memasuki tahun 1980-an, perkembangan yang cepat dari tenaga proses mikrokomputer, aplikasi perangkat lunak dan jaringan telekomunikasi menimbulkan apa yang disebut dengan end user computing. Kemudian konsep executive information systems (ESS) dibangun, dimana sistem informasi ini memberikan jalan yang mudah bagi manajemen atas untuk mendapatkan informasi kritikal yang diinginkan ketika sedang dibutuhkan. Pengembangan dan aplikasi dari teknik kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) memberi gebrakan baru dalam sistem informasi bisnis. Sistem pakar atau expert systems (ES) dan sistem berbasis pengetahuan membuat peran baru bagi sistem informasi.
Sebuah peran baru yang penting lagi bagi sistem informasi muncul di tahun 1980-an dan diharapkan terus berlanjut sampai ke tahun 1990-an. Peran tersebut adalah konsep peran strategis (strategic role) dari sistem informasi yang disebut strategic information systems (SIS). Pada konsep ini, sistem informasi diharapkan dapat memainkan peranan langsung dalam mencapai tujuan atau sasaran strategis dari perusahaan. Hal ini memberikan tanggung jawab baru bagi sistem informasi di dalam bisnis, apalagi di era globalisasi seperti sekarang ini.
Hampir di seluruh sektor bisnis di dunia ini menggunakan sistem informasi di perusahaan mereka. Bukan hanya itu, mereka pun selalu berusaha melakukan berbagai macam cara untuk menggembangkan sistem informasi yang digunakan di perusahaan mereka. Hal tersebut disebabkan karena sistem informasi memegang peranan yang cukup penting dalam bisnis mereka. Adapun peranan dan fungsi utama dari sistem informasi adalah :
1. Mendukung Operasi Bisnis .
Mulai dari akuntansi sampai dengan penelusuran pesanan pelanggan, sistem informasi menyediakan dukungan bagi manajemen dalam operasi/kegiatan bisnis sehari-hari. Ketika tanggapan/respon yang cepat menjadi penting, maka kemampuan Sistem Informasi untuk dapat mengumpulkan dan mengintegrasikan informasi keberbagai fungsi bisnis menjadi kritis/penting.


2. Mendukung Pengambilan Keputusan Managerial.
Sistem informasi dapat mengkombinasikan informasi untuk membantu manager menjalankan menjalankan bisnis dengan lebih baik, informasi yang sama dapat membantu para manajer mengidentifikasikan kecenderungan dan untuk mengevaluasi hasil dari keputusan sebelumnya. Sistem Informasi akan membantu para manajer membuat keputusan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih bermakna.
3. Mendukung Keunggulan Strategis.
Sistem informasi yang dirancang untuk membantu pencapaian sasaran strategis     perusahaan dapat men-ciptakan keunggulan bersaing di pasar[1].
Penjelasan lebih mendalam mengenai fungsi utama sistem informasi dalam suatu organisasi akan dijelaskan pada bagian klasifikasi sistem informasi di bawah ini:
Klasifikasi Sistem Informasi
Pada prakteknya, berbagai peranan tersebut diintegrasi menjadi suatu gabungan atau fungsi-silang (cross-functional) sistem informasi yang menjalankan berbagai fungsi, lebih jelasnya diperlihatkan pada gambar 1 berikut.
http://grace.blogstudent.mb.ipb.ac.id/files/2010/12/untitled1-300x189.jpg
1. Sistem Informasi untuk Operasi Bisnis
Sistem Informasi Operasi memproses data yang berasal dari dan yang digunakan dalam kegiatan usaha. Peranan sistem informasi untuk operasi bisnis adalah untuk memproses transaksi bisnis, mengontrol proses industrial, dan mendukung komunikasi serta produktivitas kantor secara efisien.
  • Transaction Processing Systems
Transaction processing systems (TPS) berkembang dari sistem informasi manual untuk sistem proses data dengan bantuan mesin menjadi sistem proses data elektronik (electronic data processing systems). TPS mencatat dan memproses data hasil dari transaksi bisnis, seperti penjualan, pembelian, dan perubahan persediaan. TPS menghasilkan berbagai informasi produk untuk penggunaan internal maupun eksternal. Sebagai contoh, TPS membuat pernyataan konsumen, cek gaji karyawan, kuitansi penjualan, order pembelian, formulir pajak dan rekening keuangan. TPS juga memperbaharui database yang digunakan perusahaan untuk diproses lebih lanjut oleh SIM.
  • Process Control Systems
Sistem informasi operasi secara rutin membuat keputusan yang mengendalikan proses operasional, seperti keputusan pengendalian produksi. Hal ini melibatkan process control systems (PCS) yang keputusannya mengatur proses produksi fisik yang secara otomatis dibuat oleh komputer.
  • Office Automation Systems
Office automation systems (OAS) mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mengirim data dan informasi dalam bentuk komunikasi kantor elektronik. Contoh dari office automation (OA) adalah word processing, surat elektronik (electronic mail), teleconferencing, dan lain-lain.
2. Sistem Informasi untuk Pengambilan Keputusan Manajemen.
Sistem informasi manajemen atau SIM (management information system) adalah sistem informasi yang dirancang untuk menyediakan informasi akurat, tepat waktu, dan relevan yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan oleh para manajer. Konsep SIM adalah meniadakan pengembangan yang tidak efisien dan penggunaan komputer yang tidak efektif. Konsep SIM sangat penting untuk sistem informasi yang efektif dan efisien oleh karena:
  • Menekankan pada orientasi manajemen (management orientation) dari pemrosesan informasi pada bisnis yang bertujuan mendukung pengambilan keputusan manajemen (management decision making).
  • Menekankan bahwa kerangka sistem (system framework) harus digunakan untuk mengatur penggunaan sistem informasi. Penggunaan sistem informasi pada bisnis harus dilihat sebagai suatu integrasi dan berhubungan, tidak sebagai proses yang berdiri sendiri.
Secara garis besar SIM terdiri dari 3 macam yakni:
  • Information Reporting Systems
Information reporting systems (IRS) menyediakan informasi produk bagi manajerial end users untuk membantu mereka dalam pengambilan keputusan dari hari ke hari. Akses data IRS berisi informasi tentang operasi internal yang telah diproses sebelumnya oleh transaction processing systems. Informasi produk memberi gambaran dan laporan yang dapat dilengkapi (1) berdasarkan permintaan, (2) secara periodik, atau (3) ketika terjadi situasi pengecualian. Sebagai contoh, manajer penjualan dapat menerima laporan analisa penjualan setiap minggunya untuk mengevaluasi hasil penjualan produk.
  • Decision Support Systems
Decision support systems (DSS) merupakan kemajuan dari information reporting systems dan transaction processing systems. DSS adalah interaktif, sistem informasi berbasis komputer yang menggunakan model keputusan dan database khusus untuk membantu proses pengambilan keputusan bagi manajerial end users. Sebagai contoh, program kertas kerja elektronik memudahkan manajerial end user menerima respon secara interaktif untuk peramalan penjualan atau keuntungan.
  • Executive Information Systems
Executive information systems (EIS) adalah tipe SIM yang sesuai untuk kebutuhan informasi strategis bagi manajemen atas. Tujuan dari sistem informasi eksekutif berbasis komputer adalah menyediakan akses yang mudah dan cepat untuk informasi selektif tentang faktor-faktor kunci dalam menjalankan tujuan strategis perusahaan bagi manajemen atas. Jadi EIS harus mudah untuk dioperasikan dan dimengerti (O’brien, 2000).
3. Sistem Informasi untuk Keuntungan Strategis
Sistem informasi dapat memainkan peran yang besar dalam mendukung tujuan strategis dari sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan dapat bertahan dan sukses dalam waktu lama jika perusahaan itu sukses membangun strategi untuk melawan kekuatan persaingan yang berupa (1) persaingan dari para pesaing yang berada di industri yang sama, (2) ancaman dari perusahaan baru, (3) ancaman dari produk pengganti, (4) kekuatan tawar-menawar dari konsumen, dan (5) kekuatan tawar-menawar dari pemasok. Kelima faktor tersebut merupakan hal-hal yang harus diperhatikan dalam membangun upaya peamsaran yang mengarah kepada competitive advantage strategies. Hubungan kelima faktor tersebut dapat digambarkan seperti pada gambar 2 berikut.
http://grace.blogstudent.mb.ipb.ac.id/files/2010/12/untitled11-300x161.jpg
Gambar 2. Lingkungan Persaingan Dari Sebuah Industri
Beberapa strategi bersaing yang dapat dibangun untuk memenangkan persaingan adalah:
q       Cost leadership (keunggulan biaya) – menjadi produsen produk atau jasa dengan biaya rendah.
q       Product differentiation (perbedaan produk) – mengembangkan cara untuk menghasilkan produk atau jasa yang berbeda dengan pesaing.
q       Innovation – menemukan cara baru untuk menjalankan usaha, termasuk di dalamnya pengembangan produk baru dan cara baru dalam memproduksi atau mendistribusi produk dan jasa.
Peran Strategis Untuk Sistem Informasi
Sistem informasi manajemen (SIM) dapat menolong perusahaan untuk (1) meningkatkan efisiensi operasional, (2) memperkenalkan inovasi dalam bisnis, dan (3) membangun sumber-sumber informasi strategis.
1. Meningkatkan efisiensi operasional
Investasi di dalam teknologi sistem informasi dapat menolong operasi perusahaan menjadi lebih efisien. Efisiensi operasional membuat perusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya (low-cost leadership).
Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem informasi, perusahaan juga dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri tersebut (barriers to entry) dengan jalan meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang diperlukan untuk memasuki persaingan pasar.
Selain itu, cara lain yang dapat ditempuh adalah mengikat (lock in) konsumen dan pemasok dengan cara membangun hubungan baru yang lebih bernilai dengan mereka.
2. Memperkenalkan inovasi dalam bisnis
Penggunaan ATM (automated teller machine) dalam perbankan merupakan contoh yang baik dari inovasi teknologi sistem informasi. Dengan adanya ATM, bank-bank besar dapat memperoleh keuntungan strategis melebihi pesaing mereka yang berlangsung beberapa tahun.
Penekanan utama dalam sistem informasi strategis adalah membangun biaya pertukaran (switching costs) ke dalam hubungan antara perusahaan dengan konsumen atau pemasoknya. Sebuah contoh yang bagus dari hal ini adalah sistem reservasi penerbangan terkomputerisasi yang ditawarkan kepada agen perjalanan oleh perusahaan penerbangan besar. Bila sebuah agen perjalanan telah menjalankan sistem reservasi terkomputerisasi tersebut, maka mereka akan segan utnuk menggunakan sistem reservasi dari penerbangan lain.
3. Membangun sumber-sumber informasi strategis
Teknologi sistem informasi memampukan perusahaan untuk membangun sumber informasi strategis sehingga mendapat kesempatan dalam keuntungan strategis. Hal ini berarti memperoleh perangkat keras dan perangkat lunak, mengembangkan jaringan telekomunikasi, menyewa spesialis sistem informasi, dan melatih end users.
Sistem informasi memungkinkan perusahaan untuk membuat basis informasi strategis (strategic information base) yang dapat menyediakan informasi untuk mendukung strategi bersaing perusahaan. Informasi ini merupakan aset yang sangat berharga dalam meningkatkan operasi yang efisien dan manajemen yang efektif dari perusahaan. Sebagai contoh, banyak usaha yang menggunakan informasi berbasis komputer tentang konsumen mereka untuk membantu merancang kampanye pemasaran untuk menjual produk baru kepada konsumen.